Rabu, 18 September 2019

5 Cara Hindari Cedera Saat Pindahan Rumah

5 Cara Hindari Cedera Saat Pindahan Rumah

Banyak hal yang membuat pindahan rumah menjadi suatu proses yang mengintimidasi bagi banyak orang. Dari mulai proses persiapan yang melelahkan, pengurusan surat-surat penting, ikatan emosional dengan hunian dan lingkungan yang lama, dan termasuk di dalamnya adalah resiko cedera saat pindahan rumah. Perlu perhitungan matang untuk mengantisipasi hal ini terjadi. Inilah 5 cara hindari cedera saat pindahan rumah yang dapat Anda jadikan referensi saat waktunya tiba.

1. Timing tepat! Hindari pindahan saat musim hujan.
Kesannya memang sulit untuk memprediksi datangnya hujan di Indonesia. Tanpa perlu musimnya tiba pun, hujan deras bisa saja terjadi di tengah hari bolong. Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba, bukan? Kita pun pasti sudah familiar dengan pola-pola umum kapan dan pertanda datangnya hujan. Gunakan insting dan usahakan hal ini dapat terwujud. Pindahan saat hujan mendekatkan kita pada resiko terpeleset saat pemindahan dan penataan barang di rumah baru. Barang rusak masih bisa diperbaiki atau dibeli lagi, namun kalau cedera fisik? Tidak ada satu pun dari kita yang menginginkannya.

2. Gunakan jasa pindahan profesional.
Menggunakan jasa pindahan profesional dapat menjadi alternatif yang tepat khususnya bagi Anda yang baru kali petama melakukan proses pindahan rumah.

3. Buat denah penempatan terlebih dahulu.
Di setiap ruangan di rumah baru, rancang sebuah denah sederhana yang menunjukan ‘barang mana’ akan ‘diletakkan di mana’. Jika Anda tidak memiliki rancangan atau setidaknya perencanaan, Anda akan menghabiskan lebih banyak waktu hanya untuk tergesa-gesa serta berubah pikiran sampai segalanya sesuai dengan keinginan Anda. Dengan kata lain, rancangan akan meminimalisasi pergerakan Anda saat memindah-letakkan barang dan hal itu pun secara otomatis menjadi cara hindari cedera saat pindahan rumah.

4. Tau cara angkat barang yang baik dan benar.
Terkait cara hindari cedera saat pindahan rumah, Anda juga perlu tau teknik angkat barang yang baik dan benar, khususnya untuk objek yang tergolong besar. Beberapa di antaranya yang perlu dicatat:

  • Saat mengangkat barang, buat lutut selalu dalam posisi ‘bending’ dan pastikan punggung tetap lurus.
  • Posisikan barang yang di angkat dekat dengan badan atau titik di mana Anda dapat mengontrol gravitasi.
  • Lakukan stretching sebelum dan sesudah mengangkat barang.
  • Jika merasa sakit atau ada yang tidak beres saat mengangkat barang, berhenti sejenak.
  • Pastikan jalur Anda meletak-pindahkan barang bebas dari air atau barang apapun yang beresiko membuat Anda terpeleset.
  • Kenakan sarung tangan yang dilengkapi dengan bahan khusus yang membuat cengkraman Anda saat memindahkan barang lebih kuat.


5. Eksekusi packing dan unpacking yang baik.
Proses packing dan unpacking yang baik membuat Anda lebih terorganisir saat meletak-pindahkan barang. Didampingi dengan pembuatan denah penempatan yang dipikirkan dengan matang, kedua hal ini dapat meminimalisir pergerakan Anda dan secara tidak langsung berujung pada proses pindahan dengan resiko cedera yang lebih kecil.



0 komentar:

Posting Komentar