Kamis, 15 Agustus 2019

Tips Pindah Rumah Simpel dan Anti-Stres

Tips Pindah Rumah Simpel dan Anti-Stres

Pindah ke rumah baru bisa dikatakan sesuatu yang menyenangkan, apalagi jika rumah yang dihuni lebih nyaman dan lebih baik dari rumah sebelumnya. Namun, ada beberapa hal yang menyebalkan dari pindah rumah, mulai dari mengurus perizinan telepon, jaringan internet, televisi kabel, dan yang paling membebankan adalah harus menyiapkan barang – barang yang ingin dibawa ke tempat hunian baru.

Bahkan, ada yang mengatakan bahwa salah satu penyebab stres adalah pindah rumah. Karena banyak yang merasa pindah rumah sangat merepotkan, pada artikel kali ini Kania akan membocorkan rahasia pindah rumah yang super simpel dan nggak bikin stres.

Penasaran? Simak tips pindah rumah anti-stres berikut ini!

1. Membungkus barang-barang yang akan dipindahkan
Membeli kardus baru akan memakan banyak biaya, ketimbang membeli kardus untuk membungkus barang-barang kamu duna dipindahkan ke rumah baru, ada banyak tempat yang bisa kamu kunjungi yang memberikan kardus secara gratis.

Kamu juga bisa meminta kardus bekas pada tetangga atau kerabat (sekaligus berkunjung  mengucapkan salam perpisahan). Barang-barang yang diangkut dan dipindahkan ke rumah baru memiliki resiko kerusakan selama perjalanan, oleh karena itu, pastikan membungkus barang-barang dengan rapi. Kamu bisa memulianya sekitar empat minggu sebelum pindah rumah.

Tempatkan barang-barang yang berat seperti kulkas pada bagian bawah, dan tempatkan barang-barang yang ringan di atasnya. Hal ini ditujukan agar barang ringan tidak rusak tertimpa benda berat. Kemudian, beri penanda berupa warna atau tali untuk mengkategorikan benda-benda yang kamu bawa, sebagai contoh kardus bertali merah untuk pakaian, kardus bertali biru untuk peralatan memasak, dan sebagainya.

Untuk peralatan elektronik seperti televisi, sebaiknya dimasukan ke dalam kotak yang dilindungi stereofoam dan diantarkan terpisah dari barang-barang lainnya karena benda elektronik cenderung lebih rentan akan kerusakan.

2. Sumbangkan atau jual barang yang nggak diperlukan beberapa bulan sebelum pindah rumah
Kebiasaan dari banyak orang adalah membawa semua furnitur, dekorasi, dan peralatan yang ada di rumah lama ke tempat tinggal baru. Setelah selesai pindah rumah, barang – barang yang dibawa tidak muat di rumah yang baru. Hal ini tentu saja memakan ruang sehingga membuat tempat baru lebih sempit.

Nah, tips pindah rumah efektif yang pertama adalah menyeleksi barang yang ingin dibawa. Bongkar lemari, gudang, dan ruang penyimpanan lainnya. Tanyakan pada anggota penghuni rumah lainnya, barang-barang apa saja yang mereka masih gunakan dan tanyakan apa saja yang sekiranya bisa disumbangkan atau dijual.

Memang terdengar sepele, tapi trik pindah rumah ini bisa membuat stresmu berkurang lho. Barang-barang yang sudah tidak digunakan dan dijual, uangnya bisa digunakan untuk membeli peralatan baru yang sekiranya kamu perlukan di rumah baru.

Pindah rumah akan jauh lebih mudah dan cepat jika kamu sudah merencanakan barang -barang yang perlu dibawa. Bawa barang-barang yang masih baru dan bisa digunakan dalam jangka waktu panjang saja saat memutuskan ingin pindah rumah.

3. Pindah rumah nggak lengkap tanpa menyewa mobil angkut
Setelah menyeleksi barang-barang yang akan kamu bawa ke tempat hunian baru, sekarang saatnya mencari kendaraan yang kelak akan mengangkut barang-barang tersebut.

Jangan memaksakan mobil penumpang yang kamu miliki untuk mengangkut barang- barang. Kelihatannya lebih hemat menggunakan kendaraan pribadi, akan tetapi jika jarak dari rumah lama ke tempat hunian baru, serta barang-barang yang kamu bawa pindah rumah cukup banyak, malah kamu akan mengeluarkan dana lebih untuk bahan bakar kendaraan dan tenaga.

Menyewa mobil angkut berkapasitas besar saat hendak pindah rumah merupakan pilihan yang lebih bijak ketimbang menggunakan kendaraan pribadi. Banyak penyedia jasa kendaraan angkut juga menyediakan fasilitas bantuan tenaga untuk membantu bongkar muat barang-barang sehingga bisa meringankan beban kamu saat pindah rumah.




0 komentar:

Posting Komentar