Jumat, 23 November 2018

Mobil Mogok di Jalan Tol Jangan Panik, Ini Langkah Harus Dilakukan

Mobil Mogok di Jalan Tol Jangan Panik, Ini Langkah Harus Dilakukan

Ketika mobil mogok di jalan tol, tentunya jadi sesuatu hal yang merepotkan. Selain akan sulit menemukan bengkel, tentunya apabila mobil ditinggalkan pun, tidak akan menemukan kendaraan umum yang mau berhenti di jalan tol. 

Kebanyakan pengendara, ketika mobilnya mengalami mogok di jalan tol malah panik dan bingung mencari solusinya. Namun, dengan rasa panik itu justru akan menyulitkan diri sendiri untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Saat mobil mogok di jalan tol yang diperlukan adalah ketenangan. Ada beberapa langkah sebaiknya dilakukan saat mobil mogok di jalan tol, berikut deretannya.

Pertama, langkah pengamanan untuk keselamatan, atau safety first lebih tepatnya yaitu dengan cara menepikan kendaraan ke bahu jalan. Bila masih memungkinkan, roda kiri lebih keluar dari bahu jalan yaitu menapak di rumput sehingga posisi mobil akan lebih keluar dari jalan.

Tujuan lebih menepi ke rumput ini, untuk menghindari terserempet oleh pengendara lain yang sedang menggunakan jalur paling kiri selain bahu jalan.

Kedua, nyalakan lampu hazard, dan tambahkan lampu kecil juga jika kejadiannya pada malam hari. Tujuannya adalah agar lebih terlihat oleh pengendara lain, sehingga mobil yang melintas dapat mengetaui bahwa ada mobil yang sedang dalam kondisi darurat dan berhenti di pinggir jalan.

Lampu hazard juga dapat terlihat dari kejauhan sehingga mobil yang melintas lebih berhati-hati dan memposisikan mobil lebih ke kanan.

Ketiga, pasang segitiga pengaman, untuk menginformasikan ke pengendara lain bahwa kendaraan sedang bermasalah. Segitiga pengaman dipasang, lebih dari 10 meter di belakang mobil dan lebih keluar 30-50 centimeter jika ditarik garis lurus dari body terluar mobil sisi kanan, searah dengan perlintasan mobil lain.

Apabila di jalan tol sedang macet atau padat merayap, jarak segitiga pengaman bisa dikurangi menjadi kurang lebih 5 meter.

Keempat, penumpang segera keluar dari mobil, tujuannya adalah untuk menghindari cidera jika terjadi tabrak belakang dari pengendara lain yang masih memanfaatkan bahu jalan untuk jalur laju mobilnya.

Usahakan tidak ada satu orangpun yang berada di dalam mobil mengingat resikonya yang cukup parah jika terjadi tabrak belakang.

Kelima, hubungi pengelola jalan tol, misalnya jika berada di jalan tol JasaMarga, Anda dapat menghubungi hotline 14080 untuk meminta bantuan penderekan ke pintu keluar tol yang terdekat.

Apabila berada di tol selain jasamarga nantinya akan di informasikan nomer telpon dereknya. Setelah keluar dari tol, Anda dapat menghubungi bengkel langganan atau ke bengkel resmi terdekat.




0 komentar:

Posting Komentar